Beberapa
hal yang perlu diperhatikan ketika Wudhu
حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ عَمْرِو
بْنِ يَحْيَى الْمَازِنِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدِ
بْنِ عَاصِمٍ وَهُوَ جَدُّ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى الْمَازِنِيِّ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ
رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ تَسْتَطِيعُ أَنْ تُرِيَنِي
كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ فَقَالَ
عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدِ بْنِ عَاصِمٍ نَعَمْ فَدَعَا بِوَضُوءٍ فَأَفْرَغَ عَلَى
يَدِهِ فَغَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ تَمَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ
ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ
إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ بِيَدَيْهِ فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَأَدْبَرَ
بَدَأَ بِمُقَدَّمِ رَأْسِهِ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِمَا إِلَى قَفَاهُ ثُمَّ رَدَّهُمَا
حَتَّى رَجَعَ إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي بَدَأَ مِنْهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ
No. Hadist: 29.
Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari 'Amru bin Yahya Al Mazini
dari bapaknya, dia berkata kepada Abdullah Zaid bin Ashim dan dia adalah kakek
'Amru bin Yahya Al Mazini, salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam; "Apakah kamu bisa memperlihatkan kepadaku, bagaimana Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam berwudlu?" Abdullah bin Zaid bin 'Ashim
berkata; "Ya." maka dia meminta air wudlu, lalu menuangkannya di atas
tangannya, dan mencuci kedua tangannya dua kali dua kali. kemudian dia
berkumur-kumur dan beristintsar sebanyak tiga kali. Kemudian membasuh wajahnya
tiga kali, kemudian dia membasuh kedua tangannya hingga ke siku dua kali-dua
kali. Lalu mengusap kepalanya dengan kedua tangannya, ke depan dan ke belakang,
dia memulai dari depan kepala lalu meneruskannya ke tengkuknya dan
mengembalikannya ke tempat dia memulainya kemudian dia membasuh kedua kakinya.
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي الزِّنَادِ
عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ فِي أَنْفِهِ مَاءً ثُمَّ
لِيَنْثِرْ وَمَنْ اسْتَجْمَرَ فَلْيُوتِرْ
No. Hadist: 30.
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu
Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah
satu dari kalian berwudlu, maka hendaklah ia memasukkan air ke hidungnya
kemudian istintsar. Dan barangsiapa yang beristinja` dengan batu maka hendaklah
dengan bilangan ganjil."
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ
عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ وَمَنْ اسْتَجْمَرَ
فَلْيُوتِرْ
No. Hadist: 31.
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Idris Al
Khaulani dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Barangsiapa berwudlu hendaklah beristintsar dan barangsiapa beristijmar
maka hendaklah dengan bilangan ganjil."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar