Wudhu orang yang tidur jika ingin
shalat
حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي
الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلْيَغْسِلْ
يَدَهُ قَبْلَ أَنْ يُدْخِلَهَا فِي وَضُوئِهِ فَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَا يَدْرِي أَيْنَ
بَاتَتْ يَدُهُ
33. Telah menceritakan kepadaku Yahya
dari Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah, Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian
bangun dari tidurnya maka cucilah tangannya sebelum dia memasukkannya ke dalam
air wudlu, karena salah seorang dari kalian tidak tahu di mana tangannya
bermalam."
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ زَيْدِ بْنِ
أَسْلَمَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ إِذَا نَامَ أَحَدُكُمْ مُضْطَجِعًا
فَلْيَتَوَضَّأْ
34. Telah menceritakan kepadaku dari
Malik dari Zaid bin Aslam, Umar bin Al Khatthab berkata; "Jika salah
seorang dari kalian tidur dengan berbaring terlentang maka hendaklah dia
berwudlu."
و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ زَيْدِ بْنِ
أَسْلَمَ أَنَّ تَفْسِيرَ هَذِهِ الْآيَةِ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا
قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ
وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ } أَنَّ ذَلِكَ إِذَا
قُمْتُمْ مِنْ الْمَضَاجِعِ يَعْنِي النَّوْمَ
35. Telah menceritakan kepadaku dari
Malik dari Zaid bin Aslam, tentang tafsir ayat: "Hai orang-orang yang
beriman, apabila kalian hendak mendirikan shalat maka basuhlah wajah-wajah
kalian dan tangan-tangan kalian hingga ke siku, dan usaplah kepala dan kaki
kalian hingga kedua mata kaki" yang demikian itu adalah apabila kalian
telah bangun dari tidur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar